Membuat cd mutimedia interaktif sendiri

newdotnetBerikut ini adalah beberapa aplkasi penting yang saya gunakan dalam merancang Tugas Akhir CD Multimedia Interaktif

a.       Adobe Photoshop CS3

Adobe Photoshop CS3 merupakan salah satu aplikasi desain grafis yang dibuat oleh perusahaan Adobe. Dalam aplikasinya Adobe berperan dalam menciptakan  media bantu desain grafis khususnya fotografi (Photoshop), tetapi dalam perkembangannya Adobe mengembangkan berbagai aplikasi lainnya yang digunakan dalam berbagai tujuan. Seperti pembuatan Website, Animasi, Video dan lain sebagainya (http://slametriyanto.web.id/).

Adobe Photosop merupakan salah satu aplikasi desain grafis yang terkenal dan banyak digunakan dalam berbagai desain-desain visual. Versi terakhir Adobe Photoshop adalah CS4 (Creative Suit 4). Sedangkan dalam perancangan CD Multimedia Interaktif ini akan digunakan Adobe Photoshop CS3.

b.      Macromedia Flash 8 Professional

Macromedia Flash 8 dibuat dalam 2 versi, versi Basic (dasar) dan Professional. Versi Professional merupakan hasil penyempurnaan dan penambahan versi basic. Keunggulan yang di dapat dari penggunaan aplikasi professional adalah kemudahan manajemen file, efek grafis spesial, kontrol animasi dan lain-lain (Ellen, 2006:9).

Macromedia Flash 8 Pro digunakan dalam perancangan dan pembuatan CD Multimedia Interaktif. Semua hasil desain dan perancanaan dari aplikasi-aplikasi pendukung akan di gabung di dalam aplikasi ini. Pengolahan file-file multimedia seperti teks, gambar, audio, video dan animasi akan menjadi sempurna setelah tergabung di dalam aplikasi ini (Hoekman, 2006). Macromedia Flash 8 Pro memiliki kemampuan dalam mengolah berbagai file multimedia dengan format yang beragam.

Mengapa menggunakan Macromedia Flash? Jawabannya adalah karena Macromedia Flash memiliki sejumlah kelebihan dalam desain multimedia. Beberapa kelebihan Flash tersebut antara lain (Edy, 2007 : 15-16) :

a.    Animasi dan gambar konsisten dan fleksibel, karena tetap terlihat bagus pada ukuran jendela dan resolusi layar berapapun pada monitor pengguna.

b.    Kualitas gambar terjaga. Hal ini disebabkan karena Flash menggunakan teknologi Vector Graphics yang mendeskripsikan gambar memakai garis dan kurva, sehingga ukurannya dapat diubah sesuai dengan kebutuhan tanpa mengurangi atau mempengaruhi kualitas gambar. Berbeda dengan gambar bitmap seperti bmp, jpg dan gif yang gambarnya akan pecah-pecah ketika ukurannya dibesarkan atau diubah karena dibuat dari kumpulan titik-titik.

c.    Waktu loading (kecepatan gambar atau animasi muncul atau loading time) lebih cepat dibandingkan dengan pengolah animasi lainnya, seperti animated gifs dan java applet.

d.   Mampu membuat website yang interaktif, karena pengguna (user) dapat menggunakan keyboard atau mouse untuk berpindah ke bagian lain dari halaman web atau movie, memindahkan objek, memasukkan informasi di form.

e.    Mampu menganimasi grafis yang rumit dengan sangat cepat sehingga membuat animasi layar penuh bisa langsung disambungkan ke situs web.

f.     Mampu secara otomatis mengerjakan sejumlah frame antara awal dan akhir sebuah urutan animasi, sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk membuat berbagai animasi.

g.    Mudah diintegrasikan dengan program Macromedia yang lain, seperti Dreamweaver, Fireworks, dan Authorware, karena tampilan dan tool yang digunakan hampir sama.

h.    Lingkup pemanfaatan luas. Selain tersebut di atas, dapat juga dipakai untuk membuat film pendek atau kartun, presentasi, iklan atau web banner, animasi logo, kontrol navigasi dan lain-lain.

Macromedia Flash 8 Professional mengenal penggunaan Action Script. Action Script merupakan perintah teks sederhana yang menginstruksikan terjadinya perpindahan objek, navigasi, dan efek-efek yang beraneka ragam (Doug Sahlin : 2002).

c.       CorelDraw X3

CorelDraw X3 digunakan sebagai media desain vektor sederhana. CorelDraw X3 merupakan aplikasi desain grafis yang diciptakan oleh perusahaan Corel. Termasuk ke dalam salah satu Aplikasi desain vektor yang paling banyak digunakan.

d.      Cool Edit Pro 2.00

Cool Edit Pro digunakan sebagai aplikasi pengolah audio. Dapat menciptakan efek-efek suara dan memadukan berbagai jenis suara menjadi sebuah suara latar yang akan digunakan dalam backsound CD Multimedia Interaktif. Selain itu, suara tombol dan navigasi dapat dimodifikasi dengan menggunakan aplikasi ini.

e.       Camtasia Studio 6

Camtasia Studio 6 merupakan sebuah aplikasi pengolah video yang digunakan untuk pembuatan Video tutorial. Camtasia dapat dimanfaatkan untuk menangkap layar komputer yang sedang bekerja untuk dikonversikan menjadi video yang disertai narasi. Camtasia juga digunakan untuk mengatur kembali (editting) video yang di buat. Sehingga format video yang dihasilkan dari pengeditan ini menjadi video dengan format *.avi dengan resolusi 640 × 480 pixel.

f.       AutoPlay Menu Builder

Aplikasi ini digunakan dalam membuat menu autoplay CD Multimedia Pembelajaran. Semua hasil pembuatan CD Multimedia dirangkum dalam sebuah CD dan dijalankan secera otomatis dengan menggunakan aplikasi ini.

g.      Nero 9

Nero merupakan software yang digunakan untuk memindahkan data hasil rancangan ke dalam CD. Selain itu, Nero juga digunakan untuk menduplikasi CD Multimedia Interaktif ke dalam CD lainnya dalam jumlah yang relatif banyak.

Referensi: isaninside.net

~ by labsinfo on January 2, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: