PERTUSIS

PERTUSIS. Pertussis atau batuk rejan adalah penyakit yang menyerang sistem pernapasan yang disebabkan oleh bakteri yang hidup di mulut, hidung dan tenggorokan. Banyak anak yang terkena pertusis menjadi batuk selama 4 sampai 8 minggu. Penyakit ini sangat berbahaya pada bayi. Pada tahun 2000, diperkirakan 39 juta kasus terjadi dan 297 000 kematian terjadi didunia yang diakibatkan oleh pertussis.

Cara Penularan Pertusis mudah menyebar pada anak – anak melalui sebutir cairan ludah yang keluar pada saat batuk atau bersin. Anak – anak yang terkena bibit penyakit ini akan terinfeksi. Di banyak Negara, penyakit ini terjadi secara teratur setiap 3 atau 5 tahun.

Gejala-Gejala Masa inkubasi 5-10 hari. Pada awalnya, anak yang terinfeksi terlihat seperti terkena flu biasa dengan hidung mengeluarkan lendir , mata berair, bersin, demam dan batuk ringan. Batuk inilah yang kemudian menjadi parah dan sering. Batuk akan semakin panjang dan seringkali berakhir dengan suara seperti orang menarik napas (melengking). Anak akan berubah menjadi biru karena tidak mendapatkan oksigen yang cukup selama rangkaian batuk. Muntah-muntah dan kelelahan sering terjadi setelah serangan batuk yang biasanya terjadi pada malam hari. Selama masa penyembuhan, batuk akan berkurang secara bertahap. Biasanya anak-anak tidak terkena demam tinggi pada setiap tahap sakitnya..

Pencegahan Pencegahan melalui vaksin pertusis yang biasanya dikombinasikan dengan vaksin difteri dan tetanus (DTP).

~ by labsinfo on June 28, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: